Kamis, 17 Desember 2009

Ketidakpuasan Kerja pada Karyawan

      Setelah saya membahas tentang kepuasan kerja , saya giliran saya untuk membahas tentang ketidak puasan kerja para karyawan. Apabila kepuasan kerja itu sendiri merupakan penilaian dari pekerja yaitu seberapa jauh pekerjaan secara keseluruhan memuaskan kebutuhannya , maka ketidakpuasan kerja adalah sikap negatif atau penilaian negatif para pekerja terhadap pekerjaan mereka yang tidak memuaskan. Hal ini sangat memprihatinkan bagi produktivitas para karyawan terlebih perusahaan-perusahaan yang sedang berkembang.
      Sangat meresahkan apabila suatu perusahaan yang sedang berkembang tetapi kinerja para karyawannya tidak memberikan hasil yang memuaskan yang bisa meningkatkan prestasi dari perusahaan itu sendirii. Ada beberapa faktor yang mendukung ketidakpuasan itu bisa timbul , diantaranya :
1. Ciri-ciri Intrinsik Pekerjaan
    Menurut Locke, ciri-ciri intrinsik dari pekerjaan yang menetukan kepuasan kerja ialah keragaman, kesulitan,jumlah pekerjaan, tanggung jawab, otonomi, kendali terhadap metode kerja, kemajemukan, dan kreativitas, terdapat satu unsur yang dijumpai pada ciri-ciri intrinsik yaitu tantangan mental. Tetapi bila ini tidak dapat diseimbangkan maka akan menimbulkan ketidakpuasan bagi para pekerja.
2. Gaji Penghasilan, Imbalan yangn Dirasakan Adil (Equittable Reward)
 Uang memang mempunyai arti yang berbeda- beda bagi orang yang berbeda-beda . Dengan menggunakan teori keadilan dari Adams dilakukan berbagai penelitian dan salah satu hasilnya ialah bahwa orang yang menerima gaji yang terlalu kecil atau terlalu besar akan mengalami disterss atau ketidakpuasan.
3. Penyeliaan
 Hubungan fungsional mencerminkan sejauh mana penyelia membantu tenaga kerja, untuk memuaskan nilai-nilai pekerjaan yang penting bagi tenaga kerja. Hubungan keseluruhan didasarkan pada ketertarikan antar pribadi yang mencerminkan sikap dasar dan nilai-nilai yang serupa. Penyeliaan merupakan salah satu faktor juga dari kelompok faktor hygiene dari Herzberg.
4. Rekan- rekan Sejawat yang Menunjang
Hubungan yang ada antarpekerja adalah hubungan ketergantungan sepihak , yang bercorak fungsional. Kepuasan kerja yang ada pada para pekerja timbul jika terjadi hubungan yang harmonis dengan tenag kerja yang lain. Didalam kelompok kerja dimana pekerja harus bekerja sagabai satu tim, kepuasan kerja mereka dapat timbul karena kebutuhan-kebutuhan tingkat tinggi mereka (kebutuhan harga diri, kebutuhan aktualisasi) dapat dipenuhi dan mempunyai dampak pada motivasi kerja mereka.
Bila hal-hal di atas tidak dapat saling menunjang makan akan menimbulkan ketidakpuasan para pekerja.
Salah satu contoh ketidakpuasan pekerja dapat saya tunjukkan pada kasus berikut :
Senin, 19/10/2009 11:15 WIB
Tolak Pemotongan Gaji
Buruh Maspion Demo, Lalin di Aloha Padat
  Sidoarjo - Aksi yang dilakukan karyawan PT Maspion II dan III membuat arus lalu lintas di Aloha, Gedangan padat merambat, Senin (19/10/2009). Ini dikarenakan para buruh berhenti menjemput teman-temannya yang berada di Unit I di Aloha untuk unjuk rasa. Kepadatan arus lalu lintas dirasakan dari arah Surabaya ke Sidoarjo dan Sidoarjo ke Surabaya. Kepadatan di sisi Surabaya ke Sidoarjo ini dipengaruhi jalur putar balik dari arah Bandara Juanda di Bundaran Aloha yang tersendat dan mempengaruhi pergerakan mobil dan sepeda motor ke Sidoarjo.

Tampak puluhan polisi berjaga di depan pintu gerbang pabrik Maspion I. Sementara itu polisi lalu lintas terlihat mengatur arus lalu lintas. Para pengguna diminta mencari jalan alternatif untuk menghindari kepadatan di Aloha.Buruh Maspion ini melakukan aksi unjuk rasa mempertanyakan pemotongan upah sepihak oleh perusahaan sebesar Rp 50 ribu. "Upah kita totalnya Rp 995 ribu, tapi tanpa ada pemberitahuan upah kita dipotong oleh perusahaan," kata Bagus salah satu pengunjukrasa dari Maspion III.

Ini sangat berhubungan langsung dengan teori pertentangan dari locke menyatakan bahwa kepuasan atau ketidakpuasan terhadap beberapa aspek dari pekerjaan mencerminkan penimbangan dua nilai : 1. pertentangan yang dipersepsikan antara apa yang diinginkan seseorang individu dengan apa yang diterima ; 2. pentingnya apa yang diinginkan bagi individu.
Menurut Locke seseorang individu akan merasa puas atau tidak puas merupakan sesuatu yang pribadi, tergantung bagaimana ia mempersiapkan adanya kesesuaian atau pertentangan antara keinginan dan hasil keluarnya. Sama halnya dengan pekerja diatas , mereka sangat tidakpuas dengan hasil kerja mereka karena adanya faktor yang tidak mendukung pekerjaan mereka.

Sekian..........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar